Assalamu'alaikum,
Halo Keluarga Indonesia... semoga senantiasa sehat selalu. Topik apa yang lagi trending? Pasti nanyain anak-anak kapan selesai UAS, mau tahun baruan kemana? Ahh udah berasa euforia liburannya. Jadi pingin naik pesawat :p
Saya mau share pengalaman naik Hongkong Airlines. Tapi ini bukan review yaa... soalnya bukan ulasan lengkap. Sekadar cerita santai.
Biasanya kami sekeluarga bepergian dengan maskapai Garuda Indonesia. Gavin belum pernah menaiki pesawat terbang selain Garuda karena Alhamdulillah memang mendapatkan potongan biaya tiket dari tempat papi bekerja. Jadi... excited banget nih buat ngerasain pengalaman naik maskapai lain. Seperti apakah? Baca terus ya....
Beijing-Hongkong-Jakarta
Suatu waktu bulan September 2019 lalu, kami harus pulang ke Indonesia dari Beijing. Tetapi tidak terbang langsung dari "Beijing ke Jakarta". Sedikit variasi, rute kita belok ke Hongkong dulu baru ke Jakarta. Trip Beijing - Hongkong menggunakan Hongkong Airlines.
Economy Class -
Hongkong Airlines
Hongkong Airlines
Cie cie Gavin, akhirnya nyobain naik pesawat lain. Untuk harga tiketnya saya lupa berapa,
- Lama perjalanan, PEK - HKG: kurang lebih 3 jam 50 menit
- Berangkat jam 9 pagi waktu Beijing
- Dari Terminal 2 Beijing Capital International Airport
- Economy Class
Pagi hari sampailah kita di bandara Beijing, check-in dan menuju gate. Foto boarding pass-nya seperti di bawah ini. Panggilan boarding pun tiba, masuklah kami ke dalam pesawat. Tiba di dalam kabin, kesan pertama saya "wow, nice". Saya merasakan ruangan kabin yang bersih dan segar.
1. Kabin pesawat
Desain interiornya dengan dominasi warna merah tua dibalut sentuhan oren dan putih terlihat manis. Konfigurasi seat penumpang adalah 2 - 4 - 2. Lalu saya mencari nomor bangku saya dan bergegas menyimpan bagasi. Ketika duduk, rasanya lebih lega daripada bangku di kelas ekonomi Garuda.
Kursinya nyaman dan empuk serta bisa direbahkan ke belakang agak banyak. Masing-masing penumpang sibuk menata singgasananya. Pramugari hilir mudik memantau situasi di dalam pesawat. Atmosfernya terasa begitu semarak, saya pun menduga semua seat di flight ini terisi penuh.
Kursinya nyaman dan empuk serta bisa direbahkan ke belakang agak banyak. Masing-masing penumpang sibuk menata singgasananya. Pramugari hilir mudik memantau situasi di dalam pesawat. Atmosfernya terasa begitu semarak, saya pun menduga semua seat di flight ini terisi penuh.
2. Fasilitas penumpang
Saya pun memeriksa kelengkapan fasilitas penumpang. LED TV, headset, majalah, petunjuk keselamatan semua ada. Selimut dibagikan oleh pramugari. Ini penampakan majalahnya dengan cover yang fashionable... suka deh.
3. Pramugari
Penumpang pesawat mayoritas warga Tiongkok, beberapa lainnya adalah turis Eropa. Saya nggak motret pramugari. Seinget saya seragamnya simple elegan dan pramugarinya itu ramping-ramping. Kelewat ramping sih. Jadi baiknya tambahin dikit berat badannya Kak hehe.
Tingkat keramahan pramugarinya... hmm.. rada-rada lupa. Standar sih tapi responsif dan juga tegas. Tegas apa galak ya wkkk. Mereka langsung negur penumpang yang bangkunya belum tegak saat pesawat mau take-off dengan tegas.
4. Makanan
Untuk inflight meal penumpang mendapat makanan berat dengan menu mie daging dan 2 menu lainnya adalah nasi. Kalau nggak salah ada 3 macam menu, dan hanya 1 menu yang dapat dimakan penumpang muslim. Selain itu ada roti juga. Minuman pilihannya teh, kopi, susu, dan jus. Rasa makanannya lumayan.
Baca juga: Nonton Dulu Sebelum Bobo di Business Class Garuda Indonesia A330-300 Garuda Indonesia Jakarta Beijing
Baca juga: Nonton Dulu Sebelum Bobo di Business Class Garuda Indonesia A330-300 Garuda Indonesia Jakarta Beijing
Saya nggak nge-cek kamar mandinya. Jadi nggak tahu seperti apa toilet pesawat ini. Hiburan di layar LED ada film juga lagu-lagu. Pesawat take-off dan landing dengan baik, semuanya dengan gerakan yang smooth.
Sampai di Hongkong International Airport pukul 1 siang. Kami transit di sini beberapa jam, kemudian melanjutkan perjalanan ke Jakarta dengan Garuda Indonesia. Iya cuma transit di bandara saja. Maunya sih ke Disneyland, ehm.. bukan kode.
![]() |
| Gavin kaget karna..... ? Lihat "gate penerbangan" yang ada di bandara Hongkong jumlahnya sampai 500-an, ckckckck |
![]() |
| Pemandangan di luar bandara dari kaca terminal keberangkatan penumpang Hongkong International Airport |
Overall, semuanya Oke! Mau lagi kalau diajak naik Hongkong Airlines. Sayang, beritanya maskapai ini sedang dalam masalah. Sedih kalau sampai harus tutup. Semoga ada jalan yang terbaik ya... Amin! Jadi... mau liburan kemana nih? Semoga bermanfaat. Wassalam
Love,
deravee
Follow yaa... twitter dan instagram-nya @deravee

















































