Pengalaman Membuat Visa Australia
Monday, January 08, 2024
Assalamu'alaikum wr.wb,
Hai Keluarga Indonesia, selamat tahun baru 2024 :)
Mengurus dan membuat visa sendiri adalah pengalaman baru bagi saya. Pada bulan November 2023 saya mencoba apply visa ke Australia. Alhamdulillah pada kesempatan pertama ini saya berhasil dan lega sekali rasanya. Bener-bener dag dig dug menunggu hasil pengumumannya, selalu kepikiran jangan-jangan saya ngasih jawaban yang salah.
"Satu-satunya sumber pengetahuan adalah pengalaman." - Albert Einstein.
Dalam mengajukan visa ke Negeri Kangguru ini terdapat berbagai jenis visa kunjungan seperti visa berlibur, berlibur sambil bekerja, bersekolah dan lain sebagainya. Saya mendaftar untuk visa liburan.
Note:
Saat ini visa Australia sudah berbentuk e-visa dan pendaftarannya "online" saja melalui situs ImmiAccount! Jadi dalam proses pembuatannya tidak ada kunjungan ke kedutaan Australia atau visa agency seperti VFS Global di Kuningan City, Jakarta. Tidak ada panggilan wawancara ke kedutaan maupun via telepon. Tidak ada berkas fisik yang diserahkan. Tidak ada lembaran visa yang tersemat di dalam paspor. Semua proses hanya melalui website dan e-mail.
- Langkah paling awal adalah membuat akun di Immi Account melalui halaman berikut ini:
Tampilan ImmiAccount di handphone |
1st page of visitor application |
Isian formulir akan dimulai pada halaman 2. Pertanyaan yang diajukan adalah:
- Is the applicant currently outside Australia: (yes)
- Purpose of stay? akan ada 4 pilihan yang diberikan. Saya memilih jawaban, "tourist stream (tourism/visit family or friends)
- Give details of any significant dates on which the applicant needs to be in Australia,
(isikan dengan alasan kepergian teman-teman ke Australia).
- dan seterusnya.
Pada halaman-halaman berikutnya akan ada isian untuk data paspor, kartu identitas, identitas-identitas lain, informasi kesehatan pribadi, alamat e-mail, data keluarga yang ikut serta maupun tidak ikut pergi ke Australia, tanggal kedatangan dan kepulangan, apakah bertujuan lain seperti belajar dan berobat, informasi keluarga atau kerabat yang menetap di Australia, riwayat pekerjaan, riwayat keuangan, daftar negara yang sudah pernah dikunjungi beserta tanggalnya, riwayat kriminal, serta pernyataan-pernyataan akan bersedia mendapat pembatalan visa apabila memberikan informasi yang salah serta mau mengikuti setiap aturan yang diberlakukan.
Baca juga: Rekomendasi Makanan Halal di Beijing
Submit application and payment process
Setelah semua pertanyaan selesai diisi maka bagian selanjutnya adalah mengunduh dokumen-dokumen persyaratan pengajuan visa tersebut. Setelah semua data sudah dipastikan benar, maka teman-teman akan diminta meng-klik tombol "submit". Setelah itu maka akan muncul halaman proses pembayaran visa. Pembayaran dapat dilakukan dengan debit card atau credit card berlogo visa atau mastercard.
Berapakah biayanya?
Hmm... fantastis ^.^)'. Kaget banget waktu di bagian akhir ini, karena saya sudah cari-cari info dulu sebelumnya, tetapi belum semahal itu. Biaya yang saya bayar adalah sebesar AUD 192.66
Berapa lama visa berhasil terbit?
Waktu cari-cari info di tik-tok, ada yang menginformasikan lama pembuatan visa bisa berbeda-beda setiap orang, bahkan ada yang langsung berhasil hanya dalam 1 jam. Dan pada umumnya akan memakan waktu mulai dari 3 hari, 5 hari atau 7 hari. Saya sukses berapa lama? 14 hari yaa gaes T.T' . Makanya gimana nggak menggalau berhari-hari. Dua minggu nggak tenang menunggu notifikasi e-mail. Dua minggu itu sudah termasuk hari libur ya, jadi kurang lebih 10 hari kerja. Alhamdulillah.
Berapa lama durasi visa travel yang didapat?
Alhamdulillah saya mendapat periode visa selama 3 tahun (berakhir di tahun 2026) dan lama tinggal per kedatangan adalah 3 bulan (multiple entries). Durasi visa yang didapat ini sepertinya juga akan berbeda-beda. Anak saya Gavin yang sama-sama pergi ke Aussie, tetapi pembuatan visanya diurus oleh sekolah, hanya mendapat durasi visa selama 3 bulan.
Kemudian diberitahukan bahwa untuk berjaga-jaga, sebagai bukti sudah memiliki visa agar mencetak lembaran visa tersebut. Saya pun memnyiapkannya bersama paspor pada saat keberangkatan. Bagaimana prakteknya di lapangan, ternyata tidak ada pengecekan apa-apa saat melewati imigrasi di bandara. Canggih, artinya data visa sudah tersimpan dan dapat diketahui langsung oleh para petugas.
Disclaimer:
Semua keterangan proses pembuatan visa yang saya tuliskan merupakan hasil pengalaman. Tidak menggantikan peraturan dan persyaratan resmi yang dikeluarkan oleh lembaga imigrasi. Semua ketentuan dapat saja berubah sewaktu-waktu oleh lembaga yang berwenang.
Alhamdulillah, perjalanan pun berjalan lancar dan menyenangkan, sujud syukur semua karena izin Allah Subhanahuwata'ala. Semoga bermanfaat. Wassalam.
Love,
deravee
1 comments
setuju banget dengan kutipan dari Albert Einstein, "Satu-satunya sumber pengetahuan adalah pengalaman."
ReplyDeleteSelamat datang! Terima kasih telah berkunjung.
Komen yuuk.... :)
Cara isi komentar::
Pilih NAME/URL lalu isi dengan URL blog. URL blog yaa... jangan url postingan. Terima kasih temaan.... :-*
@deravee