Best Moment di Rumah Nenek

Friday, December 30, 2016

Assalamu'alaikum,
Saya tentunya harus berbahagia dapat memiliki tempat tinggal berdekatan dengan sanak saudara. Apalagi bukan saudara jauh, tetapi sangatlah dekat, yaitu ayah dan ibu mertua. Hanya berbeda satu perumahan saja. Yang artinya Gavin dapat dengan leluasa menjumpai kakek dan nenek setiap saat.Saya dan suami juga mudah mengunjungi ayah dan mama.

Bagi saya sendiri, memori kebersamaan dengan kakek dan nenek begitu tertanam di hati. Oma dan opa, panggilan saya kepada ibu-bapak dari ayah. Dan nenek-kakek adalah panggilan kepada orang tua dari mama saya.

foto jadul bareng adik dan sepupu di Puncak

Waktu kecil saya sering sekali menginap di rumah oma. Mengisi liburan sekolah maupun libur lebaran. Saya menghabiskan waktu bersama sepupu-sepupu perempuan dengan membuat kue, bermain song dan tepok nyamuk, sampai ngerjain orang lewat telepon rumah oma. Ihihihi.... Hingga kini kami sama-sama telah dewasa dan sudah berumah tangga, topik itu selalu muncul di tengah perbincangan kami. Di sela kumpul keluarga, bernostalgia kenangan masa kecil menambah hangat suasana.

Alhamdulillah, kami bersyukur yang sedalam-dalamnya sampai sekarang oma masih hadir di tengah-tengah kami. Anak saya Gavin serta para keponakan juga memanggil oma dengan sebutan oma. Biar lebih praktis, walaupun bagi mereka, oma adalah uyut-nya atau oma kuadrat. Opa kami sudah terlebih dahulu dipanggil oleh Sang Maha Kuasa pada tahun 2012. Sungguh semua kebersamaan baik dengan oma maupun opa selalu ada bersama kami. *mata langsung basah*

kenangan berlibur bersama keluarga besar saat opa masih ada
Waktu terus bergulir, episode baru kini berada di tangan sang buah hati. Untuk merajut kenangan, merenda kasih bersama kekek dan nenek. Kami sangat bersyukur tinggal tidak jauh dari mereka. Dua sampai tiga kali dalam seminggu Gavin selalu bermain di sana. Hari-hari Gavin banyak yang dilewatinya di rumah nenek. Karena kedua adik papi tinggal di luar kota, berkumpul dengan om-om nya juga menjadi satu hal yang ditunggu-tunggu. Semua momen selalu istimewa, tapi ada beberapa momen yang menjadi best moment Gavin di rumah nenek.

Best Moment Gavin di Rumah Nenek
1. Lebaran
Saat lebaran semua anggota keluarga berkumpul di rumah nenek. Kebetulan nenek Gavin adalah kakak tertua dari kakak-beradiknya, jadi rumah nenek semakin ramai kedatangan keluarga besar adik-adiknya nenek. Di momen ini Gavin pasti sangat gembira, karena dapat bermain bersama kakak-kakak sepupunya. 

2. Ulang Tahun
Ulang tahun juga menjadi kesempatan spesial untuk berkumpul dan mengunjungi nenek-kakek. Tidak hanya ulang tahun kakek dan nenek, kalau Gavin atau mami dan papi berulang tahun, kami juga selalu menyempatkan makan bersama di sana. Kalau nenek atau kekek yang berulang tahun, tentu yang paling dinanti adalah kedatangan sang cucu.Tidak ada perayaan besar, sekadar potong kue dan Gavin memberi pelukan untuk mereka, sangat membuat nenek-kakek bahagia.

3. Kedatangan Saudara
Dua orang adik papi Gavin tinggal di luar kota sehingga kami jarang bertemu. Momen di mana mereka datang sekeluarga ke rumah nenek menjadi sangat spesial.  

Senangnya kumpul-kumpul di rumah nenek. Suasananya sangat ramai, apalagi di hari lebaran, karena saudara-saudara banyak berdatangan. Lebaran Idul Fitri maupun Idul Adha. Waktu dihabiskan dengan mengobrol, bersenda gurau dan makan bersama. Gavin kebagian juga punya pengalaman menginap di rumah nenek. Biasanya pas hari lebaran, bareng sepupu-sepupu yang datang dari Jawa. 

Lebaran di rumah nenek Gavin
Saya ikut senang bertemu dengan sanak saudara keluarga ibu mertua. Saya juga turut menemani Gavin bermain bersama kakak-kakak sepupunya. Kami suka foto-foto di rumah nenek. Sekarang ruangan depan rumah nenek Gavin sudah memakai wallpaper. Biar ganti suasana kata nenek dan kakek. Lagipula mempercantik ruangan juga.

Suami mulai terbersit ingin memasangnya juga untuk di rumah kami. Tetapi saya belum sempat menanyakan di mana yang jual wallpaper seperti di rumah nenek. Biar hasil foto-foto di rumah bisa sekece di rumah nenek, ya nggak :)

Semoga kakek dan nenek sehat selalu dan dapat terus menemani Gavin sampai beranjak dewasa. Kembali mengenang opa, saat saya menikah, oma dan opa masih mengantar saya menuju bangku pelaminan. Terima kasih oma dan opa.

Tidak ada masa kecil yang indah tanpa kehadiran mereka. All the love with all my heart.... @deravee
family quote
quoteaddicts.com

You Might Also Like

22 comments

  1. wah enak rumahnya berdekatan dengan keluarga besar apalagi mertua

    ReplyDelete
    Replies
    1. Alhamdulillah Om Boni..sering ngumpul2 sodara di rmh mertua :)

      Delete
  2. sama mba dewi..bersyukur bgt rumah depan belakangan sama neneknya 3 boys..

    ..opanya alm Him Damsyik ya mba...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waa lebih deket lagi tuh ya mba.. Raffa deket deh main ke Nenek :) iya mba Nita, opaku alm him damsyik

      Delete
  3. Beruntung ya... Gak pakai biaya pulkam 😁

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahahah begitulah �� tinggal mikirin biaya masak rendang :p

      Delete
  4. ehmmm .. rumah neneknya dimana mbak ????

    ReplyDelete
  5. Kalo jaman aku kecil, nenek kakek dr pihak mama udh g ada.. Jd nya aku cm tau kakek nenek dr pihak papa, dan itupun jauh, makanya g bs srg2 ketemu.. Anakku yg skr beruntung krn rumah mertuaku cm 3 menit jln kaki dr rumah ku mbak :D. Tiap saat bs ketemu.. Cuma dgn orangtuaku aja nih yg mereka jrng liat krn ortuku di medan. Jd ketemunya g bisa sering2 :D.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah ke rumah bumernya mak Fanny deketnya bener2 deket ya hihi.. Org Medan ya mak..iya jauh ya ketemu kanek dari mamanya

      Delete
  6. Samaaaa mba, rumah Ortu dan Mamah juga deketan masih sama-sama Bekasi. Hehe.cinta banget sama bekasi yaa sayah

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hiyahahaha... Tos peh,samaan dong kita =)) hidup bekasi...

      Delete
  7. saya paling suka berkumpul dengan keluarga mamah karena keluarga besar. Alhamdulillah walaupun kakek dan nenek sudah wafat masih suka ngumpul walaupun gak sekomplit dulu. Kalau papah saya anak tunggal jadi sepi. :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Rame banget pasti kelg mamahnya ya mba... Ngumpul keluarga selain bahagia juga berkah, Amiinnn... Alhamdulillah

      Delete
  8. Senangnya masih bisa kumpul2 di rumah nenek.. hiks, aku kangen ngumpul2 ke rumah nenek di ciamis.. semenjak nenek meninggal, ngga bisa lagi kumpul2 karena semua anak2 nenek punya kesibukan masing2...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hiks...ikutan sedih.. Krn kanek ya emg kelg jadi ngumpul.. Si oma juga skrg udah sepuh bgt mak hiks hiks

      Delete
  9. Saya bsaa ikut merasakan kebahagiaan gavin mbaak 😁 soalnyaa rumah saya jugaa deket sama rumah kakek nenek. .jd rame terus apalagi kalau lebaran atau libur panjang 😁

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wuahh...rmh neneknya deket juga ya mba, iya apalgi pas lebaran,tiap hari pasti ngumpul, ramee :D

      Delete
  10. Jadi ingat nenek yang sudah lama meninggal. Sepanjang hidup saya, hanya dekat seorang nenek dari pihak ibu.
    Kakek dan nenek dari pihak bapak sudah meninggal ketika saya masih kecil. Kakek dari pihak ibu juga. Tidak ada kenangan yang tersisa. pasti menyenangkan bisa berkumpul bersama dengan keluarga besar.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Satu-satunya kenangan cuma ttg Nenek dari Ibu ya mak... klo kakek dr Ibu, aku juga ga ketemu,ibuku aja yg suka ceritain kisah hidupnya kakek

      Delete
  11. Rumah nenek kakek dan eyang-eyang biasanya jadi basecamp ngumpul pas lebaran ya mak.. Seru banget kalo inget jaman kecil dulu, waktu masih main bareng sepupu.. Hihihi. Sekarang tugas kita adalah gimana biar anak kita tetep deket sama sepupu sepupunya juga ya, yang pasti udah mencar-mencar kan tinggalnyaaa. Hehehee

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sama ya mak yang dirasain, iya betul, krn aku ngerasain hepinya bersaudara, ngumpul bareng,semoga anak juga bisa punya kebahagiaan yg sama ya...akrab sama sepupu2nya

      Delete

Komen aja nggak papa kok jangan malu-malu. Pilih NAME/URL dan isi dengan URL blog ya, jangan url postingan. Terima kasih temaan....

@deravee

Subscribe