Cerita Jalan-Jalan Ke Balikpapan

Wednesday, January 06, 2016

balikpapan

Senangnya kami sekeluarga mendapat kesempatan untuk mengunjungi Kota Balikpapan yang berada di propinsi Kalimantan Timur pada November 2015 lalu, karena suami mendapat undangan pernikahan dari seorang rekan kerja yang tinggal di sana. Bertolak dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng menuju Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Sepinggan, kami menempuh perjalanan udara selama 1 jam 45 menit.

Gavin bersama Kakek Nenek di terminal kedatangan bandara Sepinggan disambut oleh penari Dayak, foto dindingnya kece abiss

Kami berada di Balikpapan selama 3 hari 2 malam, waktu yang singkat ini kami manfaatkan semaksimal mungkin untuk mengunjungi tempat-tempat wisata di sini. Banyak sekali potensi pariwisata yang dimiliki kota dengan sebutan Kota Minyak ini. Letaknya yang berada di pesisir timur Kalimantan menyajikan eksotisme kota dengan panorama indah pantai dan laut. Suguhan indah pemandangan laut pun dapat langsung kami nikmati dari jendela kamar di Novotel Balikpapan tempat kami menginap. Sebagai catatan, pada saat reservasi, kami memang memilih kamar dengan view ke laut terlebih dahulu.

Pemandangan dari kamar saat hujan

Berbagai pilihan wisata yang ada di Balikpapan sempat membuat kami bingung, mau pergi kemana ya, karena harus menyesuaikan jarak tempuh ke lokasi dengan waktu yang kami miliki. Tentu rasanya ingin mendatangi semua tempat, terutama ekowisata yang memiliki kekayaan alam fauna setempat, seperti wisata melihat Beruang atau Bekantan, tetapi jaraknya cukup jauh dari Novotel. Sehingga pilihan jatuh ke tempat wisata yang cukup dekat agar kami bisa mendatangi lebih dari satu tempat wisata. Beberapa tempat wisata yang sempat kami datangi pada waktu itu adalah:

1. Wisata Pasar
Bila bepergian ke suatu daerah, maka kunjungilah pasar tradisionalnya, karena disinilah kita dapat menemukan berbagai keragaman hasil bumi maupun kerajinan tangan lokal, lalu kami pun mendatangi Pasar Kebun Sayur, Pasar Pandan Sari, dan Pasar Klandasan di hari pertama.

Pasar Kebun Sayur



Pasar Kebun Sayur namanya, tetapi tidak menjual sayur-sayuran, melainkan berbagai macam perhiasan dan cinderamata kerajinan tradisional Kalimantan. Wisatawan bisa berburu aksesoris dari batu seperti cincin, gelang, kalung dan bros maupun pernak-pernik lainnya disini. Dalam perjalanan menuju pasar Kebun Sayur ini kami sekaligus melewati komplek Pertamina di pinggir pantai yang sangat menarik perhatian dengan pemandangan kilang minyaknya. Tidak jauh dari Pasar Kebun Sayur, terdapat Pasar Pandansari, di pasar ini kami memperoleh buah tangan berupa ikan asin dan ikan teri.

Pasar Klandasan

Pasar ini adalah pasar seperti pada umumnya, bahan pangan segar maupun kebutuhan perlengkapan rumah tangga bisa didapat disini. Mau mencari oleh-oleh khas Balikpapan juga tersedia di Pasar Klandasan. 


2. Wisata Mal Balikpapan

E-walk Mal Balikpapan

Kami tidak mengunjungi mal di Balikpapan, hanya sempat melewatinya. E-Walk adalah mal terbesar yang ada di kota Balikpapan dan sangat ramai pengunjung di akhir pekan. Mal lainnya yang ada di sini adalah Balcony dan Plaza Balikpapan.


3. Ekowisata
Balikpapan memiliki potensi ekowisata yang tinggi berkat kekayaan alamnya yang masih memiliki banyak hutan serta pantai, seperti wisata hutan bakau sambil melihat Bekantan, mengunjungi jembatan gantung di Bukit Bengkirai, melihat Beruang Madu atau melihat Buaya di Teritip. Kami pun memilih untuk mendatangi Penangkaran Buaya di Teritip agar sempat juga ke pantai di hari kedua.

Penangkaran Buaya Teritip
abaikan :p

Big boss lagi istirahat

Penangkaran buaya Teritip merupakan suaka margasatwa dan budidaya buaya di Balikpapan. Kami melihat buaya-buaya berukuran besar serta anak-anak buaya disini. Dari pengamatan kami, jumlah buaya yang ada berkisar ratusan ekor. Buaya-buaya ini berada dalam kandang dan juga ada yang berada di rawa terbuka. Untuk masuk kesini pengunjung dikenakan biaya sebesar Rp 15.000,- per orang. Bila ingin melihat suguhan aksi buaya berebut makanan, pengunjung dapat membayar seekor ayam seharga Rp 10.000,- untuk diberikan kepada sekumpulan buaya di salah satu kandang. Foto bersama anak buaya juga bisa menjadi momen spesial disini dengan membayar sebesar Rp 10.000,- untuk satu pengunjung. 

Bagi sebagian anak mungkin cukup menyeramkan melihat buaya, di gerbang masuk lokasi terdapat hamparan rumput yang luas dimana terdapat dua ekor gajah yang asyik merumput. Area ini bisa menjadi alternatif untuk wisata anak-anak, apabila si kecil takut melihat buaya.


4. Wisata Pantai
Beberapa pilihan wisata pantai yang ada di Balikpapan diantaranya Pantai Polda, Pantai Manggar, Pantai Kemala, Pantai Klandasan dan Pantai Lamaru. Kami pun mengunjungi pilihan terakhir yaitu Pantai Lamaru yang letaknya berdekatan dengan penangkaran buaya. Tiket masuk ke pantai adalah sebesar Rp 25.000,- per orang. Jarak tempuh masuk ke Pantai Lamaru dari pintu gerbang cukup jauh. Sebelum persis sampai di pinggir pantai, ternyata kami disajikan pemandangan jajaran pohon pinus yang begitu rindang. Hutan pinus yang teduh bisa menjadi area piknik bagi pengunjung. Kami datang kesini pada waktu Sabtu Sore, pengunjungnya tidak terlalu ramai, suasana pantainya hening, keadaan pantai dan sekitarnya bersih. 

Sunset-ku bersama kekasih, laut dan hutan pinus #ecieee

5. Kuliner Balikpapan
Kota Balikpapan terkenal dengan kuliner hidangan buaya kepiting, nggak sah deh kayanya udah kesini nggak makan kepiting *maunya*. Dua rumah makan yang selalu disebut-sebut saat kami membicarakan Balikpapan adalah restoran kepiting Kenari dan Dandito. Lalu ketika disana saya berjumpa dengan Utari, teman SMA yang sudah lama menetap di Balikpapan dan Ia pun mengajak kami sekeluarga untuk makan malam di rumah makan kepiting Dandito yang sudah tersohor di kalangan wisatawan, cihuuy...! Disini pengunjung dapat memesan aneka hidangan kepiting dari jenis kepiting jantan, betina atau kepiting soka. Sajian kepitingnya sangat istimewa, karena kepitingnya yang berukuran besar serta rasa bumbunya yang mantap di lidah.


Bersama Tari dan keluarga di pintu masuk RM Dandito

Oleh-oleh Khas Balikpapan
Wisatawan yang datang ke Balikpapan, selain dapat membawa cinderamata kerajinan tangan tradisional juga dapat membawa oleh-oleh makanan khas Balikpapan seperti pia, amplang, abon ikan, abon kepiting, maupun membawa hidangan kepiting matang  yang bisa dipesan di rumah makan kepiting untuk dibawa sebelum kembali pulang.  



Perjalanan kami sangat mengesankan, sebenarnya masih banyak tempat wisata yang ingin kami kunjungi, tetapi kami pun tidak bisa berlama-lama disana, pada hari ketiga kami kembali ke Jakarta. Sebelum balik, masih bisa foto-foto dulu loh di bandara Sepinggan yang baru, bandaranya keren banget, bagus dan bersih.


Ada hiburan band ala orang Dayak di Bandara waktu mau pulang




Sampai jumpa lagi Balikpapan. Ohya, mungkin banyak teman-teman yang tinggal di sini? atau teman-teman yang sudah pernah ke Balikpapan? Tempat-tempat wisata mana saja yang sudah pernah dikunjungi? Mari berbagi pengalamannya dengan kami disini.

Love,
DRP

You Might Also Like

7 comments

  1. Saya belum pernah ke Balikpapan, jarang dengar cerita tentang tempat menarik di sana, jadi tulisannya Dewi ini kasih gambaran bagus tentang apa yang bisa kita lakukan di sana selama dua malam.

    Pantai-pantai di Jawa umumnya nggak menarik uang tiket masuk sampai Rp 15k/orang, jadi saya heran Pantai Lamaru menarik charge sampai Rp 25k untuk tiket masuk. Ada yang istimewakah dengan pantai ini?

    ReplyDelete
  2. Hai Vicky, terima kasih sdh berkungjung, semoga bermanfaat. Iya memang cukup mahal htm masuk k pantai lamaru, dr informasi yg sy tau, pantai ini dikelola oleh swasta, mgkn itu salah 1 sebabnya, keistimewaanya pantai ini bersih, area piknik wisatawan d pepohonan pinusnya luas, jg dlengkapi dg area pemandian(KM & pancuran air) yg cukup byk, juga ada mobil2 golf serta perahu motor yg bisa d sewa *cmiiw*

    ReplyDelete
  3. waha syik ya punya kesempatan ke sana, secara aku juga belum pernah

    ReplyDelete
    Replies
    1. iyaa mak, makasi:) Alhamdulillah bisa nginjek tanah borneo:')

      Delete
  4. 1-1 nya tempat yg prnh aku dtgin di pulau kalimantan malah brunei... kalimantannya sendiri blm pernah -__-.. pdhl ya, udh lama bgt pgn ksana cuma utk kuliner nya doang ;D.. kepitingnya aku tau juara bangettt

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah ud k brunei ya mak,jarang denger cerita wisata dsana..hihi,smg nyusul k kalimantan ya mak

      Delete
  5. lumayan banyak juga ya tempat wisata di balik papan yang belum kita ketahui..

    ReplyDelete

Selamat datang! Terima kasih telah berkunjung.

Komen yuuk.... :)

Cara isi komentar::
Pilih NAME/URL lalu isi dengan URL blog. URL blog yaa... jangan url postingan. Terima kasih temaan.... :-*

@deravee

Subscribe