#FamilySeries: Wawancara dengan Si Kembar, Vadhia dan Nadhia

Friday, February 10, 2017

vadhia lidyana, nadhia lidyana

Assalamu'alaikum,
Ada yang pernah berangan-angan jadi anak kembar?

Sayaaa.... nanya sendiri, jawab sendiri. Dulu waktu SD saya pernah ingin punya kembaran. Berandai-andai kalau lagi males sekolah, biar kembarannya yang gantiin. Loh, kembarannya harus sekolah juga kan?? Ngga tahunya andai-andai itu menjadi nyata di kehidupan adik bungsu saya. Vadhia dan Nadhia, anak ke-10 dan ke-11 mama.

Cerita kesebelasan bersaudara saya baca di Kumpul Ceria Kesebelasanku di Hari Raya Idul Fitri

Fenomena anak kembar bagi saya adalah keajaiban. Ibaratnya, mereka sudah terlahir dengan dianugerahi teman sejati. Berasal dari rahim yang sama, pada waktu yang sama dengan wajah yang sama (walaupun kembar identik sekalipun wajahnya tidak persis sama). Allah sudah memberikan mereka teman hidup untuk melengkapi dan saling mendukung sejak mereka dalam kandungan.

Kata mama, yang lahir duluan adalah Vadhia. Sekitar 15 menit kemudian Nadhia menyusul. Si kembar adik-adik saya termasuk dalam kategori kembar identik. Dapat dilihat dari wajah mereka yang sangat mirip. Artinya mereka berasal dari satu sel telur yang setelah dibuahi kemudian membelah menjadi embrio yang berbeda. Dari pertumbuhan secara fisik dari kecil pun selalu sama. Sekarang sudah beranjak dewasa, sama-sama berpostur tinggi dan ramping. 

anak kembar identik
si bayi kembar: belakang adalah Nadhia, depan adalah Vadhia. Bener nggak ya?
Di mata saya, Vadhia dan Nadhia adalah anak yang tangguh, supel, talkative dan fashionable. Kalau dibandingin sama sifat saya kakaknya, pastilah sangat berbeda menurut mereka yang mengenal kami. Jarak usia saya dengan mereka lumayan jauh. Akan tetapi walaupun mereka anak terakhir dan saya adalah anak kedua, tidak ada yang menjadi penghalang hubungan persaudaraan kami. Begitu juga dengan adik-adik yang lain maupun satu sama lain di antara kami.

Kalau kita ketemu yang diobrolin seputar urusan wanita. Soal baju, make up ataupun masakan. Yey, bisa loh diskusi tentang masak-memasak sama mereka. Padahal mereka masih remaja unyu-unyu tapi jago masak. Soalnya dari SMA mereka berdua sudah hobi bereksperimen di dapur. Kalau saya boro-boro, sampai sudah menikah aja masih jumpalitan untuk bisa masak.

Dan kebetulan juga dulu si bungsu Nadhia belajar tata boga ketika masih duduk di bangku SMK. Sekarang ia meneruskan kuliah di bidang pariwisata. Kalau Vadhia dulunya memilih lanjut ke Sekolah Menengah Umum (SMU), kini mengambil kuliah jurusan Jurnalistik. Tetapi keduanya sama-sama lihai berkreasi soal makanan.

Pada kesempatan kali ini saya akan memaparkan hasil wawancara saya pada keduanya yang dilakukan terpisah. Wawancaranya via Whatsapp. Yuk simak interview with the twins berikut.

nadhia lidyana
Vadhia dan Nadhia a-b-g unyu-unyu
Wawancara dengan Si Kembar: Vadhia dan Nadhia
1. Pertanyaan: Siapa yang merasa sebagai kakak? Nadhia atau Vadhia?
Jawaban:
Vadhia: Vad
Nadhia: Vad


2. Pertanyaan: Siapa yang lahir duluan?
Jawaban:

Vadhia: Vad
Nadhia: Vad 


3. Pertanyaan: Sejak kapan beda sekolah?
Jawaban:
Vadhia: Sejak SMP, tetapi dari SD juga nggak pernah sekelas
Nadhia: SMP

4. Pertanyaan: Sejak berbeda sekolah di SMP, bagaimana rasanya nggak deketan sama kembaran?
Jawaban:

Vadhia: Nggak papa, jadinya malah lebih enak temennya beda, jadinya bisa kenalan juga sama temennya Nadhia dan temen kita jadi semakin banyak
Nadhia: Seneng-seneng aja beda sekolah

5. Pertanyaan: Sekarang kuliah di mana jurusan apa? 
Jawaban:
Vadhia: Di Depok jurusan Jurnalistik
Nadhia: Kuliah perhotelan di Bandung

anak kembar


6. Pertanyaan: Tidak ingin barengan juga kuliahnya?
Jawaban:
Vadhia: Beda minat jadi nggak bisa bareng, bukannya nggak kepingin
Nadhia: Beda minat jadi nggak pengen bareng

7. Pertanyaan: Seberapa intens kalian berkomunikasi setelah tinggal berbeda kota?
Jawaban:
Vadhia: Seperlunya aja, mungkin 2 kali seminggu
Nadhia: Lumayan sering

8. Pertanyaan: Waktu kecil bajunya selalu kembaran ya? Inget nggak kapan mulai tidak pakai baju samaan? 
Jawaban:
Vadhia: Iya. Kayaknya mulai kelas 5 SD udah suka beda
Nadhia: Mulai kelas 3 SD

9. Pertanyaan: Apa yang membedakan hubungan antara kembaran dengan saudara kandung yang lain?
Jawaban:
Vadhia: Ada perbedaan, kembaran biasanya lebih mengerti dibandingkan dengan kakak-kakak, sebelum dijelasin sesuatu sudah paham duluan
Nadhia: Selalu membela kembaran

anak kembar identik
si mpok sama adik kembarnya

10. Pertanyaan: Apa yang disukai dan tidak disukai dari kembaranmu?
Jawaban:
Vadhia: Yang disukai= selalu ngebelain. Yang tidak disukai= Nadhia lebih judes, kalau dicurhatin suka nggak fokus ngedengerinnya
Nadhia: Tidak disukai = Vad ngga mau ngalah

11. Pertanyaan: Paling sebel kalau kembarannya?
Jawaban:

Vadhia: Kalau minjem barang nggak dikembaliin
Nadhia: Kalo lupa sama sesuatu

12. Pertanyaan: Siapa yang lebih suka dandan?
Jawaban:

Vadhia: Kayaknya Nadhia, kan kalo ngampus harus grooming
Nadhia: Sama-sama suka dandan

13. Pertanyaan: Apa perbedaan kalian dalam berpakaian?
Jawaban:
Vadhia: Aku lebih suka pakai warna pink dan merah, Nadhia lebih suka warna netral
Nadhia: Sama

14. Pertanyaan: Kejadian lucu apa sebagai anak kembar yang selalu menjadi kenangan?
Jawaban:
Vadhia: Suka ketuker dikira Nadhia
Nadhia: Suka rebutan baju

15. Pertanyaan: Kesan menjadi anak kembar?
Jawaban:
Vadhia: Enak, selalu punya temen deket yang satu pikiran walaupun sering berantem
Nadhia: Enak selalu punya temen

16. Pertanyaan: Pesan untuk kembaranmu?
Jawaban:
Vadhia: Jangan lupa ngaji
Nadhia: Vad lebih perbanyak ngalah dong

17. Pertanyaan: Apakah kamu pingin punya anak kembar?
Jawaban:
Vadhia: Pingin, soalnya lucu sih
Nadhia: Mau

18. Pertanyaan: Siapa yang mau nikah duluan?
Jawaban:
Vadhia: Ga tau deh :D :D :D
Nadhia: Ga tau

nadhia lidyana
yang kiri itu adiknya, kanan kakaknya... tebak sendiri namanya ;)

Well.... begitulah wawancara iseng-iseng dengan si kembar. Dilihat dari jawabannya, mungkin teman-teman bisa juga membuat suatu kesimpulan apa bedanya mereka. Silahkan disimpulkan sendiri ya, he he he.... Dari berbagai pertanyaan, ternyata, ada yang jawabannya sama, ada yang tidak. Tapi cuma beda-beda tipis. Jangan pada berantem ya Vad-Nad abis baca ini x)

Secara keseluruhan saya melihat mereka memahami satu sama lain. Tentu saja yang paling bikin penasaran adalah, gimana sih rasanya menjadi anak kembar? Ternyata benar kan.... Asikk, selalu punya sahabat. Pengalaman lucu dan seru bagi mereka banyak sekali, salah satunya adalah bahwa orang lain sering tertukar memanggil mereka. Mungkin termasuk kakak-kakaknya pernah mengalami hal yang sama juga.

Kalau pengalaman saya, bukannya saya tidak bisa membedakan wajah mereka, tapi kadang-kadang, saat saya berbicara dengan salah satunya, saya tidak melihat wajahnya, hanya punggungnya aja yang kelihatan dan bla bla bla saya langsung ngomong macem-macem. Lalu begitu saya minta responnya dan anaknya balik badan, baru deh dia protes, "itu mah bukan sama aku kali perginya". Jiahh... ternyata saya salah orang.

Mitos dan Fakta
Mungkin teman-teman pernah mendengar mitos dan fakta seputar anak kembar. Saya juga ikut penasaran, jadinya saya menanyakan beberapa hal kepada mama.

Sakit berbarengan
Salah satu mitos mengenai anak kembar adalah, apakah jika sakit selalu bersamaan? Mama bilang kalau Vad Nad biasanya jika salah satu dari mereka ada yang sakit, yang satunya selang beberapa waktu baru sakit juga. 

Dalam hal ini menurut referensi dari youtube yang saya tonton, penjelasannya dikatakan hal tersebut bukan mitos tetapi lebih karena kondisi medis. Saudara kembar mungkin akan menyusul sakit mungkin tidak. Jika kemudian sakit juga dikarenakan kondisi mereka yang selalu berada dalam satu ruangan yang sama.  

anak kembar identik
sumber gambar: magicpencil.co.uk

Kakak adalah yang mengalah keluar
Siapa yang menjadi kakak kalau menjadi anak kembar? Ada yang beranggapan, namanya kakak itu sifatnya mengalah. Maka dia lahir belakangan, memberikan kesempatan adiknya keluar lebih dahulu. Tetapi untuk Vadhia dan Nadhia, mama saya tidak mengikuti pedoman tersebut, sesuai urutan lahir, maka dia adalah yang lebih tua dan yang menjadi kakak adalah Vadhia karena ia lahir pertama.

Tidak bisa ASI Eksklusif (ASIX)
Bener nggak kalau anak kembar pasti jatah ASI-nya tidak tercukupi karena sang bunda harus menyusui sekaligus 2 anak? Ternyata itu mitos.

Alhamdulillah adik kembar saya berhasil menjadi bayi ASIX. Pada waktu mereka bayi, mama bilang mama sudah mengikuti anjuran Ibu Tin untuk hanya memberikan ASI sampai bayi berusia 6 bulan. Dan hukum produksi ASI itu justru semakin banyak dikeluarkan maka kelenjar ASI akan semakin banyak menghasilkan susu ibu. Artinya, ASI mama pun mencukupi untuk mereka.

Kembar karena ada keturunan
Saya sudah beberapa kali menerima pertanyaan tentang mama. Apakah mama punya saudara yang kembar juga? Makanya bisa punya anak kembar. Jika ditanya demikian, jawabannya IYA. Sepupu mama ada yang memiliki putri kembar juga. Saya tidak tahu apa memang hal itu yang menjadi faktor utama untuk memiliki keturunan kembar. 

Tetapi ada referensi video yang menyebutkan bahwa untuk memiliki anak kembar dapat juga dengan menjalani program kehamilan anak kembar. Wah, siapa mau =D ?? Silahkan coba bertanya langsung kepada Dokter Spesialis Kandungan ya...

Teman-teman yang punya kembaran gimana rasanya? Pengen punya anak kembar juga nggak seperti Vadhia dan Nadhia? Yang mau lebih akrab sama si kembar, cus follow instagram mereka di @vadialidya dan @nadhiyy Semoga bermanfaat. Wassalam.

be happy,
@deravee

You Might Also Like

22 comments

  1. Aku tuh selalu takjub kalo lihat anak kembar. Pernah punya temen kembar dan aku ngga bisa bedain saking miripnya. Kalau lihat anak kembar aku selalu heran, ko bisaa sampai mirip gitu heheh. Aku jadi pengen punya anak kembar. Sekali lahir bisa langsung 2, hemat waktu yaa hahah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai kakaa Uci,makasi kunjungannya... Brati temen kembarnya identik juga yaa..liat anak kembar emang selalu menarik ya. Jadi mo nambah lagi kan nunggu ada yang kembar? Hihihi

      Delete
  2. senang ya klo punya adik kembar..cantik2 lagi...btw mamahnya hebat ya anak yg ke 10 11

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya mba Ningrum, Alhamdulillah, kakak2nya ikut seneng.. hehehe makasi mba. Iya mba subhanallah, kalau ada semua 12

      Delete
  3. Nadhiaaaa, jawabnya irit-irit banget yaaa. Pas diwhatsapp kakak (((kakak))) Dewi lagi sibuk apa gimana niiihhh? Hihihihiii

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ahahaha...tau aja mak Diaan..iya begitulah style WAnya Nadhia :') kayanya sibuk terus hehehe

      Delete
  4. Waaaa berarti kamu punya darah kembar ya mak. Bisa aja nanti anak kedua sekalian ketiga..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iyaa mak, pas kakak sama adeku emang belum ada yang dapet anak kembar. Boleh juga tuh ya mak, sekalian hihihi, Amin... :D

      Delete
  5. dari cara jawab, kayaknya vadhia lebih bawel ya :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hehehe iya mba Ami...emang klo di WA beda :D klo ketemu langsung sama bawelnya

      Delete
  6. Replies
    1. Mirip banget ya mba...hehehe, makasi mba Nita :)

      Delete
  7. Iiiiiii cantik2 adiknya.. Aku juga kepingin punya anak kembar, sayang nggak punya gen hahah..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aih aihhh...makasi kaka Manda hehehe... Semoga ajaa ya, siapa tau hamil lagi dapet kembar, Amiinn

      Delete
  8. Saya juga punya keturunan kembar, repot ya tapi pasti senang saat melihat mereka sudah besar.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah brati nanti bisa kembar juga ya mak adiknya Bilqis, hehehe...iya pas kecilnya emang repot banget

      Delete
  9. Dimana-mana, anak kembar itu kelihatan lucu yak.

    ReplyDelete
  10. menyenangkan sekali punya kembaran :D

    ReplyDelete

Komen aja nggak papa kok jangan malu-malu. Pilih NAME/URL dan isi dengan URL blog ya, jangan url postingan. Terima kasih temaan....

@deravee

Subscribe